Selasa, Desember 14, 2010

Sholat Hadiah

Maha Suci Allah yang Maha Agung dan Maha Bijaksana, Shalawat dan Salam semoga Allah curahkan kepada Junjungan kita Baginda Rosulullah Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para Sahabat dan Umatnya hingga akhir jaman.

Beberapa pendapat para ulama saat ini tentang sholat hadiah, ada yang pro dan ada yang kontra, tetapi Majelis Asrorul Qullub sudah mengamalkan sholat hadiah dalam bentuk ibadah rutin pengajian setiap malam jumat, Almarhum Syekh Salman bin Muhammad menjelaskan bahwa Sholat Hadiah sangat besar pahalanya sehingga jika dibandingkan dengan langit dan bumi maka pahala sholat hadiah tersebut melebihi hal itu, itu dikarenakan pelaksanaannya dengan ikhlas maka Allah akan membalasnya dengan sesukanya atau seikhlas Allah.


Mengenai shalat hadiah baik akan di hadiahkan kepada orang yang belum meninggal atau kepada orang yang baru meninggal dunia dan yang sudah lama meninggal dunia, dapat dilakukan setiap saat bagi sanak keluarga atau sahabat almarhum / almarhumah. Amalan ini telah dilakukan oleh para shalaf dan khalaf dari kalangan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Oleh karenanya, maka bagi yang mengamalkannya disyaratkan memenuhi salah satu syarat yaitu bertaqlid kepada Imam Syafi’i.

Diriwayatkan dari Nabi SAW, bahwasanya Beliau bersabda : “Tiada jua datang atas mayit yang terlebih keras pada malam yang pertama, maka kasihanilah kamu akan dia dengan shadaqah. Maka barang siapa tidak mampu olehnya akan shadaqah, maka hendaklah ia sembahyang dua raka’at, pada tiap-tiap raka’at membaca : 
Surat Al-Fatihah (1x), 
Ayat Qursi (1x), 
Surat Al-Hakumuttakattakasur (1x), 
dan Surat Al-Ikhlas (10x)”.

Sesudah salam baca do’a dibawah ini, dan boleh ditambah do’anya untuk almarhum / almarhumah :


بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ
أَلَّهُمَّ َصلِّ عَلَى َسِّيدِ نَا مُحَمَّدٍ َوعَلَى آلِ َسِّيدِ نَا مُحَمَّدٍ 
اَللَّهُمَّ اِنّىِ صَلَيْةُ هَذَ الصَّلَوةَ وَاَنْتَ تَعْلَمُ مَا اُِرْيدُ اَلَّهُمَّ ابْعَثُ
ثَوَابَهَا اِلَى قَبْرِ فُلاَنِ بِنْ فُلاَنِ .

Bissmillaahirrahmanirrahiim
allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ali sayyidinaa Muhammad,
allahumma innii solaytu hajaasolaata wa anta ta’lamu 
maa uriydu allahummaab’atsu tsawaabahaa 
ilaa kobri fulan bin fulan.

atau

Shalawat atas Nabi, kemudian doa Zait bin Haritsah, kemudian membaca doa : 
Allahuma ini hadihil sholati waanta ta'lamu nurid, Allahumatshawabama koraknahu ila Muhammadarosulullah wa ala alihi wshobihil kiromi, khususan abi wa umi wanafsih, khususan nabi-nabiyullah, khususan malaikat-malikatullah, khususan wali-waliyullah, khususan shombiya-shombiyallah, khususan ila rukhi muslimin, wal muslimat ahli kubur birohmatika ya Arhamarohimin


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan tinggalkan komentar ya...